Sebelum memulai tulisan ini, saya sudah menghabiskan 3 gelas air putih setengah panas. Sedikit kekhawatiran terbersit dihati tentang pantas atau tidak saya mengambil tema tentang sperma ini dalam postingan saya. Namun, setelah saya fikir-fikir, saya merasa sekecil apapun pengetahuan yang saya miliki, saya ingin berbagi lewat media ini. Toh membicarakan soal Sperma bukan berarti harus menjurus ke arah negatif kan.
Lalu apa hubungannya dengan 3 gelas air yang sudah saya khatamkan sebelum jemari ini bekerja? Ow, tidak ada hubungannya sama sekali dengan sperma :) saya hanya ingin mencegah radang tenggorokan saya sebelum berubah menjadi batuk yang mengganggu.
Sperma yang saya maksud bukanlah sperma manusia, tetapi sperma pada hewan. Tehnik pembekuan sperma ini ditemukan pertama kali oleh Mulyono Pangestu yang akhirnya mendapat penghargaan Gold Winner di Asia Pasifik Young Inventor Award pada 13 Desember 2001.
Tehnik pengeringan atau pembekuan sperma ini disebut proses pengeringan sperma evaporatif (evaporative drying). Caranya adalah dengan menggunakan plastik straw atau tabung plastik berbentuk mirip sedotan. Setelah melalui banyak kegagalan dalam beberapa kali ujicoba, akhirnya pada Mei 2000 ujicoba ini berhasil dengan cara melapisi plastic straw dengan kantong aluminium yang diisi nitrogen kemudian dirapatkan.
Hasilnya sperma hewan percobaannya (tikus putih) awet disimpan hingga berbulan-bulan. peristiwa ini terjadi pada Desember 1999 dan terus diulangi sampai Mei 2000. Sperma yang pertama diawetkan selanjutnya ditransfer ke indukan. Pada 1 juli 2000 bayi tikus pertama lahir dengan sukses dari hasil sperma yang sudah dibekukan.
Sumber: 30 penemu Indonesia
Lalu apa hubungannya dengan 3 gelas air yang sudah saya khatamkan sebelum jemari ini bekerja? Ow, tidak ada hubungannya sama sekali dengan sperma :) saya hanya ingin mencegah radang tenggorokan saya sebelum berubah menjadi batuk yang mengganggu.
Sperma yang saya maksud bukanlah sperma manusia, tetapi sperma pada hewan. Tehnik pembekuan sperma ini ditemukan pertama kali oleh Mulyono Pangestu yang akhirnya mendapat penghargaan Gold Winner di Asia Pasifik Young Inventor Award pada 13 Desember 2001.
Tehnik pengeringan atau pembekuan sperma ini disebut proses pengeringan sperma evaporatif (evaporative drying). Caranya adalah dengan menggunakan plastik straw atau tabung plastik berbentuk mirip sedotan. Setelah melalui banyak kegagalan dalam beberapa kali ujicoba, akhirnya pada Mei 2000 ujicoba ini berhasil dengan cara melapisi plastic straw dengan kantong aluminium yang diisi nitrogen kemudian dirapatkan.
Hasilnya sperma hewan percobaannya (tikus putih) awet disimpan hingga berbulan-bulan. peristiwa ini terjadi pada Desember 1999 dan terus diulangi sampai Mei 2000. Sperma yang pertama diawetkan selanjutnya ditransfer ke indukan. Pada 1 juli 2000 bayi tikus pertama lahir dengan sukses dari hasil sperma yang sudah dibekukan.
Sumber: 30 penemu Indonesia
18 komentar:
Mbak...kok gak dijelasin apa gunanya dan untuk tujuan apa penelitian pembekuan sperma pada tikus?
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
------
Glek--glek-
Awalnya saya kira pembekuan sperma manusia..
Ternyata tikus putih. :P
^^
------
صَلَّى اللّهُ عَلَى مُحَمَّد - صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّم
Salam Sahabat Common Cyber
****************************
Setelah pake tkus putih, hewan yg selanjutnya dijadikan bahan uji coba apa mba? Brg X ada tambahan??
yg namanya nitrogen cair itu dingin banget mbak, sampai bisa menghancurkan biji (padahal cabe lewat perut aja gak tercerna kan), jadi inget jaman pnelitian temen, N cair itu ngambilnya pake respirator, gloves, karena ngukus! pas di uleg ke biji cabe, satu ruangan bau cabe...batuk2 deh kita.
nih teknik berguna banget buat peternak :)
Kalau kurang air minumnya, ditempatku ada banyak dan dalam keadaan dingin dari lemari es. Mau ta :???: :?: :lol: Butuh sukarelawan untuk mencarikan sperma yang lain ta ?? :mrgreen:
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
kalo di bekuin mati gak?hehehehe
kenapa harus 3 gelas air minumnya ? kenapa enggak 5 gelas XD hehe
oke deh sob info pembekuan sperma hewannya
oohhh gunanya untuk stok sperma guna pengembangbiakkan binaang yahh??
berarti bisa dund buat binatang lain???
buat apa itu??????
wah ada teknik gini juga toh.
selalu menarik
salam hangat dari blue
luarbiasa.. semakin bangga pandi jadi orang indonesia..
Lha gunanya apa toh Sob... sampe mesti dibekukan dulu biar awet? emank si tikus yg wanita gak mau langsung di Inject toh? aku justru bingung sama Penelitian ini hhe... bukannya harusnya ini berlangsung secara alami ya?
Semangat N happy blogging :P
Hihihi padahal gw mengharapkan bahasannya mengenai sperma manusia :-)
Btw ada duren buat Aunty Wina dari Zahia (hihihi jadi malyu padahal durennya hasil tanaman Uncle Atta). Diambil yah Aunty. Moga2 suka :-)
Peradaban teknologi memang mengalami kemajuan pesat, tapi tak dapat dipungkiri Sang Pencipta di atas segalanya. buktinya, meski itu sperma udah dibekukan, toh fertilisasi masih dapat terjadi:D
wah, hebat donk... ini merupakan langkah awal dari sebuah keajaiban dunia sains.
bayangin aja kalo hal itu akhirnya bs berlaku jg utk manusia..
tentunya kita hrs membuka mata dan pikiran kita lebar2 akan hal ini.
kalo berhasil pada manusia, ini artinya, populasi manusia akan bs bertahan selama mungkin, dengan cara pembekuan itu.
salut bgt bwt ilmuwan penemunya.
hanya saja pertanyaannya: apakah akan dicoba jg dgn manusia??
hmmm...
kalo di luar negri kan banyaaaak banget tuh....
kalo di indonesia masih dianggap tidak wajar yaa...
Post a Comment
yukkk komen disini