Siluet Jingga

Berjalan Di Tepian Waktu
Aku Membisu

Membiarkan Semua Berjalan
Seperti Maumu

Mestinya aku Berhenti Mencarimu
Ketika Senja Merangkak
Meninggalkan Siluet Jingga
Yang Pelan-Pelan Memudar
Tag : iseng, puisi
26 Komentar untuk "Siluet Jingga"

puisi pendek yg sangat indah, seindah siluet jingga yg memudar

jangan mestinya berhenti sobat, ^_^ terus...teruslah mencari, karena tidak ada yang mutlak didunia ini.

kalo sudah senja buruan pulang kerumah mbak..sholat maghrib dulu. hehehe

ayoooooooooo di lukis lagiiiiiiiiiiiiii

jangan menyerah donk...
mungkin cukup berhenti sejenak sebelum akhirnya memulai kembali ^^

Wah, Pusing Kepalaku terlalu berat untuk ku yang hanya belajar ilmu eksak hahaha, Btw Sip dah puisinya, Tapi ini dari hati lo !!
Salam Kenal..

Kadri-Blog.Blogspot.com

ayoooooooooo di lukis lagiiiiiiiiiiiiii

*Niru comment seseoran* :D

ko bisa bikin pusis kaya gini ya? saia pernah coba.. tapi ko ga pede (buru-buru di hapus)
*oh ya Win, link support: http://www.id-mac.com/hosting-murah-indonesia-indositehost-com/ dihapus aja... it's long finished!
makasih buat supportnya ya... dan jangan bosan untuk support saia lagi :-)

ya sudah gantian kini dia yg mencarimu :)

siluet jingga...sat siluet yang memang harus menyerah pada kelamnya malam, mau tidak mau...tapi ingatlah juga, bahwa setelah ini, matahari akan bersinar dengan cerianya memenuhi hari2mu...:)

Puisi indah di larut malam. Aku suka diksinya. Keren.

Jingga yang tersisih.........

Jangan berhenti mbak, ntar yang belakang pada nabrak [lho..]

Apa kabar mbak Win?

Waaa..., kangen banget lama gak mampir kesini. Apa kabar mbak..? Miss you much...

jangan biarkan ia memudar mbak , biarkan ia terus tumbuh dan hadir lagi (sok tahu )nggak tahu arti puisinya apa

GIMANA CARA BIKIN BLOG RAME PENGUNJUNGNYA BOSS ?

numpang baca-baca puisi deh....

akan lebih baik begitu. berhentilah mencarinya, biarakn dia mencari anda. hehe

Back To Top