2012-04-26

Berfikir Positif

Pernah kesal sama seseorang? bete? pengen makan orang? empet banget? atau pengen nangis tereak-tereak sangking marahnya. Well, lakukanlah kalau itu bisa bikin perasaanmu sendikit lega. Ambil posisi enak, tereak yang kenceng, atau nangis kenceng-kenceng. Tapi abis itu, udah, jangan diperpanjang. Ambil nafas dalam-dalam, buang kuat-kuat.

Berfikir positif.

Caranya? ingat hal-hal menyenangkan yang pernah kamu alami bersamanya. Karena sejatinya dalam lingkaran kebersamaanmu denganya pasti ada hal yang menyenangkan, lucu dan enak diingat.

Sadari bahwa dia juga seperti kamu, sama-sama merasa gak nyaman dengan keadaan yang menjengkelkan ini.

Lakukan kegiatan yang menyita fikiran dan perhatianmu, seperti menanam pohon, memasak, belanja, membaca buku atau online yang penting menyenangkan hatimu.

Jangan cari pelampiasan dengan menghubungi orang lain. Ingat ini adalah hanya antara kamu dan dia. Jadi jangan masukkan orang ketiga, keempat dan seterusnya, itu hanya akan membuat hatimu Galau *ah tren sekali kata-kata ini ya :).

Jika tak nyaman bertatap muka, hindari barang 2 atau 3 jam. Di waktu jeda itu kamu bisa menetralisir hatimu yang sedang kemasukan debu-debu kemarahan.

Redam, pendam hingga dasar yang terdalam bibit-bibit benci, sebab lumrahnya manusia yang sedang marah bisa berujung benci.

Jika hatimu telah siap menerimanya, terima dia dengan senyum terbaikmu. Sejatinya tidak ada kesedihan yang berlarut-larut, akan ada hari dimana kamu dan dia sama-sama merasa nyaman. :)

Teman ada cara lain gak selain dari yang sudah aku tulis di atas?

Tulisan ini menjawab dari beberapa pertanyaan yang muncul dari seseorang yang bernaman Anonim (sebab dia ga nulis nama aslinya)yang bertanya padaku lewat komentar-komentarnya di postingan ku yang lalu-lalu.
Baca Selanjutnya - Berfikir Positif

2012-04-14

Secerah Matahari

Cinta, bisa saja berbanding terbalik dengan waktu, tapi pasti berbanding lurus dengan gila (Maryamah Karpov, Andrea Hirata)

Well.. setelah beberapa hari menyepi dan kembali menghabiskan tetralogi Laskar Pelangi khususnya Maryamah Karpov, aku jadi teringat pada sebuah kisah cinta suami istri. Kenapa suami istri, karena menurutku cinta anak manusia yang terbukti asli adalah cinta yang sudah dipatri dalam ikatan perkawinan. Maka jangan senewen kalau aku menganggap cinta-cinta yang tersebar yang masih dalam wujud Pedekate, online, pacaran atau bertunangan sekalipun adalah cinta yang belum mendapat hak paten baik dari Tuhan dan Tuan Kadi. Mumet aku memikirkan cerita teman tentang kisah cintanya yang tarik ulur bak layang-layang, dimana sang pria dengan kalem selalu membalas twit si perempuan. Dan mengakibatkan perempuan tersebut kelimpungan karena sinyal yang diberi selalu abu-abu tak pernah cerah, secerah matahari jam 12 teng.

Atau dilain kisah,cinta yang sudah berubah warna menjadi hitam dan tambah menghitam akibat pertengkaran yang berujung kepada pihak berwajib. Padahal dulu ketika cinta mulai dipupuk ada saja kejadian yang sebenarnya sepele tapi sangat indah akibat cinta. Misalnya, ketika baru jadian, saling mention di twit, "Lagi dengerin lagunya The Hits, yes yes yes". Lalu ga lama kemudian di balas "If you love me so, say yes (The Hits)" Oh rasanya twitter itu ada hanya untuk mereka berdua. Satu pembuktian bahwa cinta menimbulkan efek imajinasi yang tinggi, dan racun terindah dari cinta adalah imajinasi itu sendiri. Karena itu aku katakan bahwa cinta yang nyata adalah cinta yang sudah dipatenkan di depan Tuan Kadi. Pada saat ini satu demi satu kenyataan mulai terungkap, seperti koruptor yang tertangkap KPK dimana kejahatan terselubung itu akhirnya terendus dan mulai di kuliti. Kita jadi tau kebiasaan-kebiasaan pasangan kita. Sikapnya yang pemarah, ga sabaran, malas nunggu kita dandan lama-lama dan manjanya minta ampun. Bibit-bibit kesal mulai tumbuh dan kalau kita tidak jeli maka jangan kaget jika suatu hari akan meledak dalam sebuah pertengkaran besar. Duh cinta, begitu variatif, absurd dan eksotis di setiap kisah yang tertoreh di dalamnya.

Cinta sejatinya tidak akan habis di gerus masa, mesti bumi gonjang-ganjing dan banyak fenomena alam yang terjadi sejak beberapa tahun belakangan ini, semua terjadi karena adanya renik-renik cinta dari Tuhan. Untuk mengingatkan aku dan kamu teman, walaupun cinta jungkir balik, jangan lupakan komitmen awal cinta itu ada.
Baca Selanjutnya - Secerah Matahari

2012-02-21

Award Seger di Bulan Cinta

Februari katanya orang-orang bulan cinta, mbuhlah. Walaupun aku lahir di bulan itu tapi menurutku semua bulan tetep asik, berbentuk pisang saat awal bulan, bulet saat tengah bulan dan kembali ke bentuk pisang dibalik ketika akhir bulan. Paling seneng kalo pas ngeliat bulan penuh, bulet bercahaya and so amazing. #cerita bulan cinta

Dapat award tentu menyenangkan apalagi kalo award itu memang belum ada di kotak award, seperti hari ini. Aku dapat award dari mbak mayya bloggernita yang baru beberapa bulan ini aku kenal. Tulisannya familiar, enak dibaca karena mudah dimengerti. Ada tulisannya yang pernah membuatku sesak nafas dan terharu sebab setengah dari cerita itu kejadian juga didiriku, Ah berasa dapat teman senasib :). Sebelum di tempel kudu jawab dulu tentang seputar diri sendiri. Ok deh lebih enak ngomongin diri sendiri daripada nggosipin orang lain. Sok atuh di simak.

Share 7 random facts about yourself:
- Rame tapi bisa lebih pendiem jika ketemu orang yang pendiem
- Suka mewek sendiri kalo teringat hal-hal sedih yang pernah terjadi
- Suka khawatir sama hal yang belum tentu terjadi
- Lebih senang dengar musik
- Jutek kalo capek
- Memilih diam ketimbang adu pendapat
- Suka nanem, mulai dari pohon buah, bunga sampe sayuran
Selesai
Awardnya mau aku kantongin sendiri yaaaa jadi ga pake di bagi bagiiiii


Baca Selanjutnya - Award Seger di Bulan Cinta

2012-02-19

Di Intip Neraka

"Win"
aku kaget dengar suara dari HaPe ku yang tiba-tiba saja berbunyi, sempat kulirik jam di dinding
"hmmm hampir jam duabelas" gumamku dalam hati

aku diam

"Win" kembali HaPe ku menjerit tanda SMS masuk
"Po?" dengan malas aku menjawab sekenanya
"Bulan ini mantanku pulang dari Taiwan, ngajak ketemuan, piye?"

aku terdiam, bukan karena malas menjawab, tapi aku tertegun tepatnya berfikir. Apa yang harus kutulis. Jelas ini perkara yang tidak sederhana. Siapa sih yang ga suka ketemu sama mantan pacar, apalagi saat sedang kisruh sama pasangan.

"Nek sampeyan iso noto ati yo monggo" Aku memancing pendapatnya lewat jawaban yang sepertinya mendukung acara pertemuan itu.

"Aku yo jane arep pethok, tapi wedi konangan bojoku" SMS berlanjut.

Aku tersenyum membaca jawabannya. Bersyukur karena temanku masih ingat takut walaupun bukan sama Tuhan tapi sama suami sendiri yang menurutku sama saja. Lalu ku ceritakan bahwa dulu ada seseorang yang mengalami masalah serupa seperti temanku ini. Lewat pertemuan pertama itu terjadi pertemuan yang kedua dan selanjutnya. Akhirnya beras yang sama-sama dimasak menjadi bubur dan ketika sadar sudah tidak mungkin merubahnya kembali menjadi beras apalagi padi. Beruntung karena temanku akhirnya faham bahwa ketika pertemuan terjadi, sesuatu yang diinginkan kemungkinan besar juga bisa terjadi.

"Aku wedi diintip neroko"
sambil tersenyum aku membalas dan mengakhiri SMS tersebut, "Wis tho mbak, dadi ibu sing apik ae buat anakmu"

Baca Selanjutnya - Di Intip Neraka