2012-01-27

Kreatif Blog

10 tahun ngeblog (boong) rasanya belum berani bilang kalo aku blogger yang kreatif. Selain karena memang ngeblog kalau sempat dan kalau lagi mau posting. Selebihnya hanya menjenguk dan baca-baca blog teman. Kreatif nya seorang blogger menurutku kalau dia sering mengutak-atik tampilan blognya dan memenuhinya dengan beragam tulisan yang bermanfaat, enak di baca karena mudah di mengerti. Apapun topik yang sedang di bicarakannya, entah itu tentang informasi IT, Wisata Kuliner, Kontes, Cerita tentang keluarga bahkan curhatan pribadinya. Aku rasa sah-sah saja ketika seorang blogger ingin menulis apapun yang di sukainya selama itu tidak mengandung unsur kejahatan.

Seperti blogger satu ini, sebenarnya aku sudah lama mengenal dia lewat tulisan-tulisannya. Blogger cewek yang blognya berwarna hijau muda ada image panda di atasnya. Blog yang sudah lama di milikinya walaupun beberapa waktu yang lalu sempat menghilang. Mungkin karena sibuk dengan urusan yang lain, tapi sekarang blogger cewek imut ini sudah kembali eksis. Namanya Vie_three (dibaca: Fitri). Nama blognya Malezzbanget[dot]com. Aku ga tau kenapa namanya males banget tapi yang pasti dia punya alasan khusus dengan nama itu. Penasaran seperti apa Fitri memenuhi bloggnya dengan cerita seputar diri dan lingkungannya? Sok atuh, kunjungi langsung blognya dan berkenalan dengan pemiliknya.


Award dari fitri.......
Baca Selanjutnya - Kreatif Blog

2012-01-24

Puisi Mini

Pagi mengintip dibalik awan.
Cerahnya mengusap galau embun jatuh.
Aku menggoreskan kata yang belum juga usai
Kata pembakar semangat pagimu

Baca Selanjutnya - Puisi Mini

2012-01-20

Ngerampok Pacar Dadakan

Dulu aku pernah jadi anak jaad, pasalnya gara-gara kelakuan temenku yang salah mencet nomer telpon. Jadi ceritanya temenku lagi dapet gebetan baru, seru dong, pengennya nelpon muluuuu. Masalahnya temenku ini sama sekali belom pernah ketemu sama cowok yang saban malem nelponin dia. Sampai suatu ketika, si cowok udah kebelet pengen ketemu sama temenku. Tapi temenku ga mau nemuin, takut kalo orangnya keren dan gagah perkasa seperti gatot kaca. Takut kalo orangnya baek hati, suka menabung, rajin membantu orang tua, gemar menolong sesama, pokoknya gemah ripah loh jinawi dan terakhir takut jatuh cinta beneran secara temenku ini niatnya cuma iseng doang. Karena semua ketakutan yang muncul secara dibuat-buat itu akhirnya temenku mohon-mohon ke aku supaya menggantikan posisinya, ketemuan alias kopi darat. Wadoh masalah nih, pikirku.

"ntar kalo orangnya jelek, serem, jaad kek preman pasar ikan gimana?"
"yah.. pinter-pinter elo lah Win.."
"trus kalo orangnya baek, keren, cakep gimana?"
"kenalin sama aku, ntar elo pura-pura nyomlangin kami.."
"buset, seger di elo garing di gua dong."
hehehheehe "pliss deh.. aku ga siap nih buat ketemuan."
"aahhh dasar" gerutuku memutuskan obrolan siang itu.

But the last, akulah yang menjadi penggatinya buat nemuin cowok telponan (sebutanku untuk hubungan mereka). Sesuai hari yang dijanjikan aku bersiap sedia ketemuan dengannya. Aku berpura-pura menjadi temenku yang bernama Yanti. HaPe Yanti aku bawa supaya tidak ketahuan kalau aku sedang bohong. Kami ketemuan di Jeti (terminal bis dan juga tempat penyembarangan kapal feri yang merapat dari Pulau Penang ke Penang Prai).

Sore itu ramai orang yang ingin pergi ke Pulau Penang. Aku yang sudah benar-benar siap mental dan akan menjalankan aktingku melangkah santai ke arah seorang cowok yang memang sudah menungguku sedari tadi. Setelah basa basi sebentar kami pergi ke sebuah mall di Pulau Penang. Aku yang waktu itu berperan menggantikan temenku sudah berniat "akan kubikin kapok cowok ini". Soalnya dari tampangnya aku sudah tau kalau selama ini dia bohong sama temenku.

Selama mereka telponan, cowok yang belakangan aku kenal bernama Ardi ini mengaku kalau dia kerja di sebuah perusahaan, keren, tubuh tinggi ramping, rambut pendek lurus. Kenyataannyaaaaaaaa cowok itu bertubuh padat (gendut yang diperhalus), berambut keriting mirip mie instant dan panjang pula. Bener-bener sebuah kebohongan yang harus di bayar lunas saat itu juga. Niatku waktu itu adalah membobol isi dompetnya dan langkah pertama yang aku lakukan adalah mengajaknya makan. Kami pergi ke KCF dan aku segera pesan burger XXL. Tau dong burger ini berukuran jumbo.

Aku ingat pada pesan guru SMA ku dulu. "Kalo kalian ga suka sama cowok yang lagi naksir kalian, cara bikin dia ga suka adalah makanlah dengan gaya rakus seperti orang kelaparan di depannya" Aku rasa inilah saat yang tepat membuktikan nasehat guruku. Jadi pas pesenanku sampai, tanpa banyak cin cong, burger segede gaban itu aku lahap dengan rakusnya dan dalam hitungan menit langsung khatam tak berbekas. Waktu cowok itu membayar makanan kami aku sempet melirik isi dompetnya, hmmm lumayan banyak juga. Selesai makan aku minta di belikan lagi 3 porsi menu lengkap makan siang, buat temenku di rumah.

Setelah itu kami keluar dan jalan-jalan di mall tersebut, kesempatan ini ga ku sia-siakan, aku menuju ke hypermart yang ada di mall tersebut. Membeli segala kebutuhanku mulai dari sampo, sabun, pewangi pakaian, deterjen dan masih banyak lagi, semua kebutuhan pokok dalam sebulan aku ambil dan sampai di kasir cowok itu dengan rela hati (mungkin) membayar semua belanjaanku. Intinya sore itu aku kalap belanja barang yang aku suka.

Setelah aku fikir uang di dompetnya sudah menipis, aku segera buru-buru pengen pulang. Alasanku takut kemalaman. Sampai di rumah aku ceritain semua sama Yanti yang asli. Kami tertawa cekikikan sambil menikmati makanan yang aku bawa. Tapi aku bilang itu adalah pertemuanku yang pertama dan terakhir sebab aku memang ga mau ngambil resiko terlalu jauh. Lagipula aku merasa kasihan dengan temanku kalau sampai nanti dia yang menanggung akibat perbuatanku.

Sebulan setelah itu iseng aku bertanya pada Yanti, gimana nasib hubungan mereka. Yanti bilang setelah aku pertemuanku itu, dia segera ganti nomor telpon dan ga tau gimana kabar cowok itu lagi. Huff.. syukur deh akhirnya selesai juga, ngga kebayang kalau seandainya mereka masih tetep berhubungan, dan cowok itu tau kalau sedang di kerjai, mungkin dia akan membalas dendam akibat isi dompetnya dirampok sama gebetannya sendiri. :)

cerita ini sebagai partisipasi di kontes SAWERAN KECEBONG 3 WARNA yang di adakan oleh Jeng Susan-Jeng Dewi-Jeng Nia yang di sponsori oleh Jeng Anggie, Desa Boneka, dan Kios 108
Baca Selanjutnya - Ngerampok Pacar Dadakan

2012-01-16

Jeng Susan dan Kontesnya

Lebih dari tiga tahun tapi aku baru mengetahui blognya beberapa bulan yang lalu, padahal blog seperti ini yang paling aku suka, templatenya rigan, isinya menyegarkan, bikin tersenyum atau bahkan tertawa. Blog milik seorang emak-emak dan suaminya yang ngaku gaptek dan kacrut tapi pandai mengolah kata menjadi sebuah cerita yang ga basi. Ibarat adonan brownies, jeng manis ini mampu membuat blognya seperti brownies yang garing diluar, empuk di dalam. Ga percaya? mau aku gampar?? Kalo ga mau, buruan deh dateng ke blognya. Aku jamin, kalo teman-teman masih mempunyai syaraf ketawa yang normal pasti bisa tertawa, minimal tersenyum lucu dengan tulisannya yang disajikan khas gaya emak-emak.

Jeng Susan, begitu panggilannya.

Selain mengenalinya aku juga kenal suaminya via online sama seperti dia yang juga kenal suamiku melalui blog. Persamaan kami berdua adalah kami sama-sama gaptek soal utak-atik blog. Kami berdua hanya tau nulis dan majang poto, soal HTML tolong jangan di tanya. Lebih baik kalo nanya tentang gimana cara nyebokin anak yang belom pinter jalan, aku jamin baik aku maupun jeng Susan tau caranya.

Untuk urusan edit blog, jeng Susan suka minta bantuan suamiku, sebab menurutnya suamiku pinter utak-atik blog, jeng Susan sampe masrahin akun sama paswordnya, padahal ini sangat berbahaya, sebab bisa saja di salahgunakan suamiku. Tapi jeng Susan percaya aja bahwa itu ga akan terjadi. Ada bagian yang aku salut dari beliau yaitu meskipun dia tau nomor hape suamiku, tapi sebisa mungkin jeng Susan meminta bantuan melalui aku. Ya, jeng susan jarang sekali langsung sms suamiku, biasanya dia minta tolong ke aku untuk seterusnya aku sampein ke suamiku. Alasannya, "biar ga kena pentung" hahahhahah padahal aku tau alasan pastinya adalah jeng Susan benar-benar menghormati situasi kami yang sudah sama-sama menikah.

Saat ini jeng Susan sedang ngadain kontes nulis bersama dengan 2 orang temannya. Tema kontes yang mengusung pengalaman dan dibagi tiga. Pengalaman lucu, sedih, dan yang berkaitan dengan foto. Buat teman bintangair kalau mau ngikutin kontesnya monggo silahkan langsung klik aja blognya. Hadiahnya lumayan lho... jalan-jalan ke Paris naik becak #plakk.
Baca Selanjutnya - Jeng Susan dan Kontesnya