Penghujung Tahun

Di penghujung tahun ini, aku ingin sekali mengusikmu
Tentang kenangan silam 9 tahun yang lalu
Saat kau membiarkanku menanti di tengah gerimis malam hari
Seperti liliput kecil yang tak tahu kemana arah berlari

Tahukah kau,
Ketika itu aku benar-benar membenci diriku
Yang tak kunjung sadar semua makin samar
Bahwa kau tak mau lagi peduli akan hadirku
Tapi bencinya aku pada diriku telah mengalahkan kebencianku padamu
Kau tak pernah mau mengakui bahwa semua adalah keinginanmu
Menciptakan sebuah lingkaran sandiwara yang hanya kita pemainnya
Kini apa yang kau dapat dari ketidakmampuanmu untuk meraih apa yang kau mau
Kau makin terpuruk di lingkaran yang tak berpenghujung
Hingga usia menggerogoti diri


Tua itu pasti, Dewasa itu pilihan!
Tag : iseng
8 Komentar untuk "Penghujung Tahun"

kalau puisi aku ga ngerti mbak :(
met weekend ya

Jeeennnggg, pa kabs? Kangen dah lama ga rumpi2

jeng, tulisanya ko kuning seh? Ga terlalu jelas loh keliatannya, coz kan backgroundnya putih

Btw gimana kabar Azzam?? Oya, alamat rumah masih sama yang dulu ga? Mo kirim sesuatu neh untuk dirimyu dan Bang Atta yang udah bantuin ekye renovasi rumah :-)

di penghujung tahun ini aku membaca puisi yang wow....keren mbaaakkk.... ^^

Kenangan dipenghujung tahun yang pilu, semoga itu sudah lekang oleh waktu ya.

Salam.. .

senada dengan mbak Lidya.. butuh kopi bergelas-gelas saya nih untuk memahami sebuah arti puisi

aaah.. kenangan... kadang begitu menyayat... X'(

''tua itu pasti... Dewasa itu pilihan''

Setuju banget dah....

Siapa tuuuuhhh?? *emak2 penapsaran minta digaploks hehehe*

Setujuuu Cyiiinn. Tua itu pasti. Sepasti kerutan yang mulai samar ada di samping mata. Hiks!

Btw, walopun telat teteup ekye ngucapin met taun baru untuk dikau, Bang Atta, dan Azzam

Kiss kiss dari Miri yaaa

Back To Top