Untuk sang kekasih

Hari ini kau datang
terimakasih aku bersuyukur
telah banyak rintangan yang menghadang
membuat hati mudaku melebur
Adakah cinta amat memenatkan?
atau aku yang tak mampu melawan?
Cinta yang manis dan menggembirakan.
Aku tidak mempunyai cinta yang sebegini.
Cinta yang indah dan menggegarkan
Aku tidak mempunyai cinta yang sebegini.
seperti hujan renyai membasahi bumi.
Kau menakluki hatiku tanpa kusadari.
Aku coba melupakannya tapi tak mampu
Sang bayu datang menyelimuti tubuhku
Memberi rasa hangat di hatiku
Aku akan cintaimu ikut caraku
Tag : puisi
14 Komentar untuk "Untuk sang kekasih"

CINTA memang indah.. bnyk yg org jatuh cinta.. . hehehe.. . koment apa aku ini.. :-)

Love changes everythink ..ha? Ini cuma judul lagu, lho! Good Luck!

cieeeeeeeeee....siapa tuh pria yg beruntung bgt dicintai wina...! pajang potonya dung..! heheh... nice poem..!

aduh yang sedang merindukan cinta,
jangan takut win, cinta itu biar kata orang sakit tapi cinta juga mampu membuat kita merasakan surga bahagia, bila yang kaucinta tak mampu untuk mewujudkannya, ajari dia dengan senyum ceria dan juga tindakan penuh cinta, jangan pake marah senyum aja dan berikan cinta yang benar2 cinta padanya, karena setiap manusia memiliki hati dan didalam hati terdapat rasa (rasa itulah yang lambat laun akan menggugah dirinya bila tak berubah pasti dia akan mengenangmu ketika ada rasa cinta dihatinya)....
(bukan masukan cuma sekedar koment ya win).

mengalirlah, kawan. Biarkan kenang memanjakanmu dengan isyarat kesunyiannya.....

ketika seseorang udah siap jatuh cinta, ia juga hrus siap terluka. ayo tetap semangtalah kawan...hidup ini hanya sebuah proses. anggaplah lukamu hari ini juga merupakan sebuah proses demi sebuah kedekatan emosioanal diantar keduanya..

@andi8lumut. thanks buat koment apapun itu tetep di terim
@whienda good luck too
@ornaments-3D jangan di pajang ah pic nya ntar malah bingung lagi ini blog yang siapa yang punya
@sang pujangga. emang pantes di bilang sang pujangga. masukannya di terima. thank y
@irvan mulyadie. alur hidup emang seperti sungai yang mengalir dan meninggalkan kenangan. dan kita mampu bertahan karena kenangan itu.
@gadis rantau. selalu kritis n penuh nasehat.luka ini emang basah hari ini, tapi saya yakin ianya akan mengering esok hari

Cinta itu tenang bagai air…namun keras laksana mata pedang yg paling tajam. jika kita biarkan bebas lepas bagai busur panah, dia akan mengalir dan mengikis batu karang yg keras sekalipun tanpa kamu sadari. Makanya berhati2 jika melepas kannya bisa2 dia jadi tak terkendali dan akhirnya mengikis hatimu sendiri, selanjutnya menciptakan celah di dalam nya tanpa bisa kamu halau...sekeras2nya hatimu, tak kan ada artinya daripada batu karang itu lho...

cinta...
cinta...
cinta...
meski masih bibit sudah menyesakkan dada, itu tanda cinta sedang mencari tempat dihatimu,
belum... itu masih bibit,
peliharalah, simpan dan biarkanlah dia yang bertanggun jawab untuk menyiraminya...
kuatlah, sebagaimana pohon cinta yang telah menjadikanmu seorang insan,
dan tanam juga bibit cinta yang lain,
siapa yang rajin memnyirami, memupuk dan menghidupinya,
dialah pemilik tumbuhan indah itu...

cinta..oh..cinta...
duh, jadi pengen dicintai nih. he he he..

Semoga rasa cintanya akan terus membara....

Back To Top