Waktu

Hari ini aku coba membuka kembali buku kehidupanku 
membuka helai demi helai sejarah hidup yang telah berlalu
aku berhenti di lembaran awal, ketika masa kecilku yang penuh tawa
tangisan yang keluar dari mulutku adalah wujud kenalakan 

Masa berlalu dengan begitu pantas
dan aku harus terus mendampingi perjalanan sang waktu
kadang-kadang aku tertinggal di belakangnya
tapi ku coba untuk terus berada disampingnya sambil berkata
"apapun yang terjadi, aku ingin selalu di sisimu"
dia tidak berkata apa-apa, tidak menoleh apalagi berpaling menatapku
tapi dia memberikanku sepenggal duka yang merobek hati mudaku

imamku pergi meninggalkan kami tanpa rasa kasih
aku terdiam dan kaku tanpa bisa berkata apa-apa
mulutku terkunci tapi hatiku berteriak "kenapa bisa begini?"
marah benci kecewa dan sedih semua bergabung membuatku terluka

Orang-orang yang kusayang turut menangis tak bersuara
karena kehilangan sang imam yang menjadi tempat kami bersandar
melihat mereka aku sadar bahwa semua ini tak akan selesai hanya dengan tangisan
aku harus bangkit  menyelamatkan hati mudaku dan penyemangat hidupku

Perlahan namun pasti aku berlari mengejar sang waktu
yang ternyata sudah jauh meninggalkanku
aku tau tanggungjawabku kini semakin berat 
tapi aku tidak pernah menyesal
karena aku tau sang waktu kini berada di sampingku

Tag : curahan hati
18 Komentar untuk "Waktu"

" ... bahwa semua ini tak akan selesai hanya dengan tangisan. Aku harus bangkit menyelamatkan hati mudaku dan penyemangat hidupku..."
Yang ini, daku catat dan kukenang...You r my inspiration!

gejolak jiwa muda adakalanya sulit dikekang apalagi dilarang:jatuh cinta
tapi sang waktu akan mengajarkan pada kita agar lebih dewasa dalam mengenal hakekatnya cinta
apapun keadaanya katakan pada sang waktu:ku ingin tegar bersamamu.
*tetap semangat berjalan bersama waktu*

Waktu dan sgala kemungkinan yang ada di belakangmu.
menerjang menghantam wajah mudaku.
tamungkin bisa ku menghindar darimu.
inilah perjalanan hingga ahir nafasku.

kepada waktu, selalu saja kutitipkan pesan rindu, tentang malam-malam yang rapuh, namun masih seperti dulu: kau yang jauh, bahkan terlalu jauh untuk kusentuh dengan kenangan yang serba dingin, sedingin sajak tanpa kelamin...

kunjungan malamnya kuterima non. sorry ninggalin pesan di sini. lagi ngindarin nulis di SB.biar gak banyak yg tahu kalo gadis rantau tetep ol blog. met bobok ya?

Kunjungan Siang......!!
Kemana aja sih kok jarang ol..!

akhirnya waktu yang kutunggu dateng juga, bisa hadir lagi ke blognya dwina

dwina kalo ngumpet lama juga ya?he..he..

jangan kau bunuh sang waktu secara percuma,
peliharalah secara berlari ala kadarnya...
meski dia baik, kadang juga melenakan...

tolong salam buat sang waktu, aku pingin kenalan...atau kalo boleh aku ingin mengajaknya kencan. salam kenal

Semoga bisa mengejar sang waktu, sebab saya selalu gagal mengejar waktu, bawaan saya lebih banyak terlambatnya soalnya.

Salam, G.

saya yakin sang waktu akan selalu ada disampingmu mengisi rasa didirimu tak perlu kau berlari/mencari karena kapanpun kau berada dia pasti disampingmu, mendampingimu.

ayu win tersenyum :D bersamaku.

waktu itu aset atau anugrah, kita hanya perlu berusaha memanfaatkannya sebaikmungkin, sekarang dan akan datang, kesedihan tidak selamanya dan akan berganti dengan kebahagiaan kalau kita mencoba mendapatkannya atau menciptakannya

dwihan
belajardisini[dot]com

Memang cinta susah ditebak. Terkadang jinak-jinak merpati.Apalagi dimasa remaja, cinta membuat risau karena begitu sensitif. Namun terkadang cinta itu membuat rembulan jatuh ke pangkuan tanpa diminta, datang sendirinya. Oleh karena itu apa pula yang perlu kita risaukan ? Yang penting adalah kita terus berjalan bersama waktu. Berjalan dengan semangat yang terpahat kuat di dada. Semoga sayang .....

semoga selalu mendapat rahmat dan hidayah Allah SWT

tidak ada guna bertangis-tangis

harus tetap semangat & Tabah karena hari esok sudah menanti !!

Semoga waktu yang ada di sampingmu, tidak lagi di sia-siakan.

waaah den surya dari dulu aktif di sini ya...siiip, pantesan pernah di goda ama mbak win oleh prof...hehehehhe

Back To Top