Cara Mengolah Mie Basah dan Kering


Di rumah saya, mie termasuk makanan yang menjadi favorite seluruh keluarga. Baik itu mie kering atau mie basah. Bahkan anakku sering meminta mie sebagai makanan pengganti nasi. Agak khawatir juga karena banyak berita yang beredar kalau mie basah yang dijual dipasar mengandung formalin, sedangkan mie kering pula diberi lilin agar tidak mudah kadaluarsa. Terlepas dari benar atau tidaknya berita tersebut, tentu saja saya harus bisa menyiasati penggunaan mie agar tetap baik dikonsumsi mengingat saya sendiri sering menjadikan mie sebagai menu pengganti jika keluarga saya sedang ngga mood makan nasi.

Mie yang saya pilih seringnya adalah mie kering yang dibeli dipasar tradisional. Untuk mie instan pula hanya menjadi alternative ke sekian setelah berbulan-bulan baru mie instant di konsumsi, itupun dengan cara memasak yang sedikit berbeda dari yang lain. Untuk tips memasak mie instant kita akan bahas di postingan selanjutnya ya.
Sekarang saya mau bagi-bagi tips atau cara mengolah mie yang baik dengan cara sederhana.

1. Rebus mie sebelum digunakan

Mie, baik yang kering maupun yang basah sebaiknya direbus dulu sebelum digunakan. Untuk mie kering guna perebusan adalah untuk melunakkan dan melembutkan terkturnya. Sedangkan untuk mie basah gunanya agar bahan-bahan kimiawi yang terdapat pada mie dapat larut dan terbuang bersama air sisa perebusan tadi.

2. Ketahui jenis mie

Beda jenis mie maka beda pula cara merebusnya. Ada mie dengan terkstur yang halus dan cepat lembut misalnya, mi sohun. Jika menggunakan mie jenis ini, saya hanya merendamnya dengan air panas saja. Sedangkan untuk mie yang agak keras seperti mie jagung, saya akan rebus paling lama 15 menit. Kenali dulu jenis mie yang akan ibu-ibu gunakan, untuk memudahkannya gunakan merk yang sama untuk satu jenis masakan agar lama waktu perebusan bisa diperkirakan dan tidak meleset.

3. Didihkan air sebelum merebus mie

Air yang mendidih akan memudahkan mie cepat matang dan tidak terlalu over cook karena terlalu lama terendam air. Pastikan air rebusan mendidih dulu baru masukkan mie setelah matang segera tiriskan mie dan letakkan ditempat yang kering. 

4. Jangan terlalu lama mengaduk-aduk mie

Khusus untuk mie goreng sebaiknya lumuri mie dengan kecap atau berbagai bumbu kering seperti merica, pala, adas manis dan lain-lain sebelum menggoreng. Ketika dalam penggorengan jangan terlalu lama mengaduk-aduk mie, ini akan berakibat mie menjadi patah dan bentuknya tidak cantik lagi.

5. Gunakan minyak zaitun

Untuk pengolahan mie rebus atau mie kuah misal, mie baso atau soto  yang menggunakan mie secara terpisah sebelum diberi kuah. Lumuri mie dengan minyak zaitun gunanya agar mie tidak lengket dan menggumpal. Tips ini juga efektif untuk  ibu yang ingin menyajikan spagheti dalam porsi besar dimana saus dan mienya disajikan terpisah.

Beberapa tips di atas adalah cara yang sering saya gunakan untuk mengolah mie agar hasilnya memuaskan, selamat mencoba...


2 Komentar untuk "Cara Mengolah Mie Basah dan Kering"

Aku juga kalo makan mie rebus, air rebusannya dibuang trus nanti untuk kuah pake air baru :D

Makasih tipsnya mbak, yg kasih minyak zaitun itu :) biasanya aku kalau rebus spagetti air rebusannya aja yg dikasih minyak sedikit

Back To Top