Hal-Hal Yang Harus Anda Pertimbangan Sebelum bayi Tabung

Dwina.net - Buat pasangan suami istri yang sampai sekarang belum dikaruniai momongan, ada baiknya jangan sedih ya. Ada banyak usaha yang bisa dilakukan untuk mendapatkan momongan. Mulai dari doa dan pasrah. Karena urusan keturunan ini sebenarnya murni urusan Allah. Kita ngga pernah tahu kapan tiba giliran diberikan. Anak bukan hanya penerus keturunan tapi juga titipan yang Allah kasih ke kita. Jadi yang namanya titipan tentu terserah pada yang Maha Memberi kan ya.

Dari segi medis, perkembangan pengetahuan dan teknologi medis yang membantu memperoleh momongan juga banyak. salah satu yang paling terkenal adalah bayi tabung. Meski masih banyak perbedatan di dalamnya mulai dari boleh tidaknya dilakukan menurut agama, biaya bayi tabung yang tak murah, hingga masalah kedekatan dengan si anak nantinya. 

Apapun itu, bayi tabung merupakan penemuan besar yang bisa menjadi salah satu usaha mendapatkan momongan. Meski demikian, bukan berarti mengambil program bayi tabung bisa dilakukan tanpa pertimbangan. Justeru sebaliknya, jika hendak mengambil program bayi tabung harus dilakukan dengan segenap pertimbangan matang. Mengingat program ini bukanlah tanpa resiko. Sebagaimana penemuan hasil ciptaan manusia, tentu ada resiko yang mengikutinya. Karena itu harus anda pertimbangan matang-matang. 

bayi tabung

Program bayi tabung adalah suatu tindakan medis yang dilakukan dengan cara mempertemukan sel telur dan sel milik pria di luar tubuh biasanya dilakukan di dalam tabung. Baru setelah terjadi pembuahan, embrio akan dipindahkan ke dalam rahim kembali. Tindakanya yang begitu melelahkan dan penuh resiko, harus dipertimbangkan dengan baik. Beberapa hal yang sebaiknya anda pikirkan sebelum memutuskan untuk mengambil program bayi tabung adalah sebagai berikut: 

1. Dana
Bagaimanapun pertimbangan utama sebelum anda megambil program bayi tabung adalah biaya. Biaya bayi tabung tidaklah murah. mengingat tindakan medis yang satu ini dilakukan tidak hanya sehari dua hari. bahkan berbulan-bulan. dimula dari observasi, pemberian obat untuk menstruasi hingga pengambilan sel telur dan mempertemukanya. Karena prosenya yang sangat panjang inilah, maka wajar bila bayi tabung menghabiskan banyak biaya. Wajar pula bila bayi tabung hanya dijalani oleh mereka yang punya banyak uang. Sebab memang biayanya tak sedikit. 

2. Fisik Anda
Selaian biaya yang tak sedikit, program bayi tabung juga sudah pasti menghabiskan banyak tenaga dan pikiran anda. anda harus mengkonsumsi obat sejak memutuskan untuk bayi tabung. Sampai dengan anda harus bolak balik bertemu dokter untuk melihat perkembanganya. Sudah pasti ini membutuhkan banyak tenaga dan pikiran, jadi siapkanlah dengan baik sebelum anda mengambil tindakan ini. 

3. Kemungkinan Hamil diluar bayi tabung
Jika masih ada upaya lain yang bisa anda lakukan untuk bisa hamil tanpa melalui bayi tabung, maka sebaiknya jangan ambil tindakan bayi tabung. Lebih baik anda gunakan cara lain. anggap bayi tabung hanyalah upaya terakhir. Hanyalah obat terakhir jika cara lain tidak bisa anda gunakan. selama masih ada cara lain, gunakan yang lainya saja. 

4. Pengatahuan Anda
Terus update pengetahuan anda seputar bayi tabung. Bagaimanapun ini penting sebab bayi tabung itu tindakan medis yang rumit. Ada faktor resiko di dalamnya. Bahkan setelah terjadi pembuahan di luar tubuh, dan embrio di masukkan di dalam ovarium kembali, tidak ada jaminan 100 persen anda akan hamil. Anda juga harus menunggu selama dua minggu setelah embrio di masukkan. 

5. Ketahui Resikonya
Penting bagi anda mengetahui resiko tindakan bayi tabung. Meski biaya bayi tabung mahal, tetap saja ada resikonya. Resiko terkecilnya adalah perut kembung setelah sel telur diambil dan resiko terbesarnya bisa saja terjadi pendarahan.


Back To Top