06 Februari, 2010

Sang Mantan

Ditulis oleh : dwina , pada : Sabtu, Februari 06, 2010

Malam tadi, ketika sedang asyik menekuri huruf demi huruf yang berjejer rapi di atas kertas dan jari-jariku masih menari di atas papan keyboard, tiba-tiba hape kesayangan bunyi. Kirain messages dari yayank *ngarep* hehhehee, ternyata messages dari seorang teman yang tinggal jauh di pulau jawa.

"win, mantanku tak sms kok gak bales yah? aku lagi kangen ma dia"

singkat, tapi membuatku tertegun.Mungkin bagi sebagian orang merindui sang mantan adalah hal yang wajar. Tapi ketika status masing-masing sudah memiliki keluarga apakah masih bisa di bilang wajar?

aku teringat pada satu artikel yang ditulis oleh seorang motivator yang bernama HM. TUAH ISKANDAR dalam bukunya yang berjudul "Membina Rasa Cinta" katanya "sisakan hatimu 20 persen ketika masih dalam tahap pacaran dan berikan hatimu 100 persen ketika sudah sah menikah". tapi yang terjadi belakangan ini sangat berbeda. Ketika bercinta sepenuh hati mencintai pasangan. Tapi ketika menikah kenapa masih menyisakan hati untuk mencari yang lain?

Selanjutnya dalam buku tersebut di tulis bahwa syaitan itu lebih tau kelemahan kita dari pada kita sendiri. Hati yang sudah dijaga dengan sebaik-baiknya agar tidak tergoda oleh cinta-cinta yang lain pun masih bisa goyah, apatah lagi yang memang sengaja. Sangat menyedihkan jika manis cinta hanya di rasakan ketika pacaran padahal cinta yang sesungguhnya adalah cinta yang telah resmi oleh ikatan suci pernikahan.

Jadi.....buat yang lagi jatuh cinta, sedang menjalin cinta atau yang kembali menumbuhkan cinta. terimalah pasangan anda sebagaimana adanya dia. Karena dia adalah yang terbaik yang Tuhan beri untuk dicintai dengan sepenuh hati.


Postingan sempena bulan penuh cinta, dan bulan ini juga tetanggaku akan menikah, sepupuku juga insyaAlloh akan menikah, diriku entah kapan menyusul. hehhehe
yayank ke mana yah.....?? *celinguk-an*




49 komentar:

NURA on 6 Februari 2010 18:38 mengatakan...

salam sobat
semoga yayangnya bisa ditemukan dimana ya mba DWINA,,
memang bulan ini bulan penuh cinta banyak yg jatuh cinta dan menikah ya,,

Sang Cerpenis bercerita on 6 Februari 2010 18:50 mengatakan...

setuju, dwin. jgn ingat2 lagi sang mantan kalo dah married.

ranny on 6 Februari 2010 18:58 mengatakan...

mana janji manismu...*sang mantan na nidji :D

baru kali ini bw ke tempat mbak dwina heheheh

ya berusaha menerima pasangan kita apa adanya dan mencintainya dengan segala ketidaksempurnaan yang ada di dirinya ;)

Yolizz on 6 Februari 2010 18:59 mengatakan...

aiihh,, udah nikah toh?! pentesan dong smsnya ga dibales, dia pasti males berurusan ma istri orang kaliii...

btw, yayanknya mbak wina sapa sih?! hihihihi... *ikutan celingukan nyariin* :p

sibaho way on 6 Februari 2010 19:03 mengatakan...

dengerin lagunya Nidji aja, kali terobati :D
mana janji maniiiismu... xixixixi..

anazkia on 6 Februari 2010 19:21 mengatakan...

Bulan kasih sayang, bukan hanya februari tapi, ia adalah setiap hari :)

Sumpe! yang smsm bukan ane. Soale, ane gak suka sms sang mantan. Wong gak punya mantan :)

Celingak celinguk, nyari yayang nya Wina juga.. Kemana yah...?? *emangnya Anaz kenal yah...???* pego deh gue.. (pura2 bego) =))

jhoni on 6 Februari 2010 20:34 mengatakan...

iya kadang "rumput tetangga memang lebih hijau dibandningkan rumput sendiri"

tapi itu tergantung kita "memandang dan mengelolanya"..............hehehehehe !!!!

busrithaha on 6 Februari 2010 22:47 mengatakan...

Win, sungguh catatan sederhana yang luar biasa. Memang, setiap manusia saat mencintai seseorang harus menerima apa adanya hingga akhir hayat. bukan menerima apa adanya hanya diawal berjumpa, lalu ketika sudah bosan, istilah apa adanya, berupa menjadi ada apanya. itu sangat membahayaka. Untuk Win, manusia dilahirkan berpasang-pasangan. tunggu saja, mungkin belum waktunya.
salam sukses selalu

Kang Sugeng on 7 Februari 2010 00:00 mengatakan...

sapa nih Yayanknya... ahem.... jangan-jangan yg itu... ahem....

Pekanbaru Riau on 7 Februari 2010 04:52 mengatakan...

numpang liwat aja deh.. coz hari ni saya kurang berbahagia... :((

Astaga.com lifestyle on the net on 7 Februari 2010 07:47 mengatakan...

Sang mantan, kayak lagu lyla aja...hehe

ocheholic on 7 Februari 2010 10:43 mengatakan...

dan itulah pada dasarnya cinta,,menerima apa adanya
:)

Yunna on 7 Februari 2010 11:04 mengatakan...

bulan ini semoga terus dilimpahi cinta...

munir ardi on 7 Februari 2010 12:16 mengatakan...

rasanya nggak wajrlah kalau udah pada berkeluarga lalu merindukan sang mantan, Salam kenal mbak

Seti@wan Dirgant@Ra on 7 Februari 2010 13:18 mengatakan...

Mungkin ada masa2 tertentu kita ungat ama si Dia,... karena biar bagaimanapun yang namanya pernah mampir dihati pasti sulit untuk melupakannya. Namun adalha sebuah ketidak wajaran bila sudah sah menikah, masih menyisakan secuil cinta buat yang lainnya.

Ingat Password ini :
Janganlah kau pernah mencari orang yang sempurna untuk kau cintai
Namun carilah orang yang pantas untuk kau cintai
Lalu cintailah dia dengan cinta yang sempurna


Dari hasil penerawangan saya,...Dwin takkan lama lagi nyusul, sabarlah...

Lifestyle Inspiration on 7 Februari 2010 14:30 mengatakan...

tergantung pribadi masing2, ada yg banyak menuntut, ada juga yg bisa menerima apa adanya....
Lifestyle Inspiration

Hambyah on 7 Februari 2010 15:38 mengatakan...

Thanks for your information, I Just Blogwalking

don't forget for visit my blog and comment it!!!

http://hambyah.com or http://hambyah.info

Master Hamzah

Master Hambyah



salam kenal aja n nunut blogwalking

kpn2 maen ke blog saya di http://hambyah.com & http://hambyah.info n tukeran link ya

angger on 7 Februari 2010 18:27 mengatakan...

sapa nichyayanknya??xixixixi
kunjungan perdana nich salam kenal yach^_^

glife on 7 Februari 2010 18:29 mengatakan...

nice post sob

dinoe on 7 Februari 2010 18:44 mengatakan...

setuju mbak...menerima apa adanya tentang pasangan kita kunci sukses kebahagiaan....

Ilham Maulana on 7 Februari 2010 19:53 mengatakan...

wah... susah ya kalau mantannya udh msk ke hati... hehehe...

86 on 7 Februari 2010 20:08 mengatakan...

cinta itu indah tapi kadang menyakitkan !!

buwel on 7 Februari 2010 20:13 mengatakan...

sebenernya tergantung type pasanganya mbak, setia atau nggak... dan kalo udah berumah tangga ya kudu setia... hehhehe

a-chen on 7 Februari 2010 20:14 mengatakan...

Tak ada teman yang abadi selain amal ya... :-)

catatan kecilku on 7 Februari 2010 20:39 mengatakan...

Sudah ketemu belum yayank-nya mbak..?
Kalau dah ketemu, buruan ditodong aja... kapan nyusul tetangga dan sepupunya mbak Wina hehehe

the others.... on 7 Februari 2010 20:45 mengatakan...

Seharusnya kalau sudah berumah tangga tak usah memikirkan sang mantan. Memang seharusnya kita bisa menerima pasangan kita apa adanya.

mas ichang on 7 Februari 2010 21:18 mengatakan...

kata teman "bila harus mencari sosok yang ideal, mungkinkah kamu menemukannya dalam 1 orang? tidak, sosok ideal itu tidak akan pernah ada didalam 1 sosok pribadi. jadi sebenarnya jadilah sempurna bersama pasanganmu."

Just Bryan on 7 Februari 2010 21:23 mengatakan...

Saya sedang menjalin cinta dan tidak punya mantan karena ini yang pertama...hehe

Semoga segera menyusul tetangga dan sepupunya, ditunggu undangannya..hehe...

aprillins on 7 Februari 2010 22:32 mengatakan...

bagi saya cinta itu keribetan tiada tara.. ahahahah.. ingin menerima pasangan apa adanya tetapi sulit juga untuk tidak mengatakan dalam hati bahwa "Saya menginginkan sesuatu yang lebih dari dia.." :)

dede on 7 Februari 2010 22:38 mengatakan...

Jangan risau! Kalo dah waktunya pasti akan tiba...

Guru Nakal on 7 Februari 2010 22:48 mengatakan...

Mantan mungkin bolehlah sesekali saling ber sms, asal jangan ngarep yang aneh2 aja mbak hehe... Saia celingukan juga neh, kapan ya :"((

puguh darmanto on 7 Februari 2010 23:07 mengatakan...

Cinta memang suatu fenomena yang ajaib, namun bagaimanapun kita harus mampu mengendalikannya dengan rasio agar supaya tidak manabrak rambu-rambu. Cinta kepada harta ada rambu-rambunya, cinta kepada ilmu pengetahuan ada rambu-rambunya , cinta kepada pemimpin idola ada rambu-rambunya, cinta kepada Nabi ada rambu-rambunya , apalagi cinta kepada lawan jenis ...aduh..banyak sekali ..rammbu-rambunya. ....Kemudian ...kalau sudah masuk jenjang pernikahan...apalagi sudah mulai punya keturunan... Ceritanya sudah lain lagi.... Disini kita sudah harus melihatnya dan melaksanakannya sebagai ibadah..... Ada ataupun tidak ada cinta ...wajib kita bangun kasih sayang... Agar supaya ARASY ALLAH tidak terguncang.....

miwwa on 7 Februari 2010 23:38 mengatakan...

wah bener banget nih mba dwina. waktu pacaran rasa utuh 100% buat sang pacar, kalo sudah menikah hati terbagi tiga..

Fauzan on 7 Februari 2010 23:58 mengatakan...

Baca judulnya, kirain tentang lagu nidji tadi. hihihi

Itik Bali on 8 Februari 2010 02:15 mengatakan...

He..he saya kok malah pesimis kalo orang menikah itu inget segala sesuatu tentang masa lalu betapapun indahnya
menurut pandangan saya, orang yang sudah menikah pastilah sangat sibuk dengan urusan dirinya dan keluarganya..
Banyak kesulitan dan keruwetan yang harus diselesaikan, apalagi kalo sudah punya anak.

Jadi, mana mungkin ada waktu lagi buat mikirin "sang mantan"? atau mungkin sudah melupakannya

Jangan salah mbak, saya juga sering merasa begitu, berharap mantan saya juga inget saya..
Tapi nyatanya "enggak sama sekali"
so lebih baik saya cari yang lain, yang udah menikah gak asyik lagi buat dipikirin...

Ali Mas'adi on 8 Februari 2010 10:37 mengatakan...

lhah malah celingukan.. ini loh yayangnya disini

attayaya on 8 Februari 2010 17:08 mengatakan...

kalimat dari bang iwan di atas tuh mantap banget

theday on 8 Februari 2010 19:02 mengatakan...

Cinta yang pertama adlah cinta Allah dan Rosulnya. selanjutnya terserah anda hehehe.... semoga tetap istiqomah ya mbak win.

PRof on 8 Februari 2010 19:25 mengatakan...

Hmm...hmm...
Dah pengen nyusul tah...??

richo on 9 Februari 2010 14:43 mengatakan...

semoga cepet nyusul tetangga dan sepupune deh :)

BIG SUGENG on 9 Februari 2010 18:22 mengatakan...

Ya mestinya begitu yaa.. nggak usah ngingat2 masa lalu.
Mudah2an segera menyusulsepupunya ya... Amiin

mocca_chi on 10 Februari 2010 17:10 mengatakan...

hahaha... parahnya malah diucapkan, maksudnya, malah diceirtaan ke teman.

mbak, kalau nikah ntar saya kasi pupuk kandang aja ya biar bisa ngijauin rumput di halaman belakang. cukup lirik2 rumput di halaman belakang,jangan ke tetangga ada pagar :P

Caride™ on 10 Februari 2010 23:06 mengatakan...

saya dini , jgn clingukan lagi..tataplah kedepan sini hahaahaha..
pakabar neng?mantannya temen ato mantannya sendiri hayo?

d-Gadget™ on 10 Februari 2010 23:09 mengatakan...

saya juga sering merindukan mantan...tapi mantan temen sekolah SD hehehehe

Didien® on 10 Februari 2010 23:12 mengatakan...

iya, kebanyakan ketika masih pacaran cintanya 123% di berikan sampe rela memberikan hal² yg seharusnya tidak di berikan..namun itulah realitanya...makanya sampe terjadi rasa kangen terhadap mantan..
kapan nyusul sepupu, tetangga dan temen² nya neng? heuheu..
pakabar?



salam, ^_^

Fais cWaKep on 11 Februari 2010 03:59 mengatakan...

teman qm giLa ya...
masa' sich mSIh ngerindu_in mantan'y padahaL kan dah nikah,,,

andie on 14 Februari 2010 15:00 mengatakan...

hehehe. baru aja sebulanan sama pacar baru mbak. udah lupa mantan. #HALAH

Laksamana Embun on 14 Februari 2010 21:22 mengatakan...

Benar Mbak, Saya setuju sama isi yang terakhir. Itu adalah pemberian Tuhan yang terbaik dari kita,..

Oia Mbak, Change Link ya, Embun dah pasang di blog List Bertuah. Di back link balik yahh...

felicity on 18 Februari 2010 19:57 mengatakan...

Kalau sudah menikah memang musti hati2x dan harus memberikan cinta 100% buat pasangan karena godaan semakin banyak (hmmmm kenapa ya...)

Saya doakan yang terbaik untuk Dwina...salam kenal :)

Poskan Komentar

Followers