sajak pagi

Aku berharap telaga pagi merayap di bebatuan
membentuk aliran
berkelok-kelok
membasahi celah batu
seperti perjalanan kita
perjalanan cinta kita
aku ingin telusuri bersamamu
lalu kucuri cintanya
aku rebut bersama pagi dan segala keindahannya...



Tag : puisi
12 Komentar untuk "sajak pagi"

wah, jatuh cinta apa lagi kangen berat ini,
cinta memang...

Wina, ada award tuh buat km, diambil ya...

Hmmm... bermakana bngt kata-katanya, singkat, padat dan jelas.

Selamat, anda mendapatkan award dari saya, liat di blog saya :
www.anungcamui.blogspot.com

Wah, ini namanya puisi penuh semangat.

Salam kenal.

tapi ati-ati lho
kalo air telaga yang merayap di bebatuan
kemudian mendorong bebatuan plus tanahnya
karena beban yang besar
plus kekuatan tahanan batu dan tanah yang kecil
akan mengakibatkan bencana Situ Gintung

manusia emang susah menyeimbangkan alam.

hehehehe komenku ga nyambung kaleee neh

puitis bangetz chi..........! bikin sarapan makin lahap

puisi pagii yang ceria..semangat semangat nih tak bawain ikan hehehehe

jago buat puisi nih dwina, bloehlah sekali-kali diriku dibuatkan puisi

bersajak di pagi hari memang menjadi sajak yang segar dan tentramkan hati...

puisinya menyetuh buangetxzzzzzzzzzz

simperl, sederhana, dan bermakna

Back To Top