Lipstik Bukan Sekedar Pewarna Bibir


Lipstik bukan sekedar pewarna bibir  tapi lebih dari itu, lipstik menjadi salah satu alasan kenapa perempuan ingin terlihat cantik. Lipstik menjadi barang yang penting dengan berjuta penggunanya bahkan percaya atau tidak lipstik juga menjadi benda yang penting bagi laki-laki. Di jaman konseptual ini dimana lelaki metroseksual semakin berani menunjukkan jati diri mereka dengan berdandan seperti perempuan. Yang jika diperhatikan bahkan bisa lebih gila dari perempuan. Salah satu senjata yang tidak bisa ditinggalkan yaitu lipstik. Barang ini seolah menjadi bawaan wajib bagi mereka.Well, kedengarannya aneh memang, namun begitulah yang terjadi. 

Terlepas dari pada itu memilih warna lipstik hendaknya tidak asal-asalan. Yang penting ngojreng, yang penting kece. Huuuu ngga lah. Ada rambu-rambunya juga, Mas. Jangan main tabrak aja. Banyak sekali jenis lipstik dengan style yang berbeda seperti matte, glossy, liquid, lipgloss dan lain-lain. Bingung ngga sih milih lisptik yang sesuai untuk warna kulitmu?

Jujur, aku sendiri termasuk pengguna lipstik yang ingin memiliki warna-warna yang beragam. Tapi tidak semua warna lipstik itu cocok untuk kulitku yang sawo matang. Dan ternyata memang warna lipstik itu banyak variannya supaya menyesuaikan dengan segala jenis kulit penggunanya loh. 

Kulit Putih baiknya memilih lipstik dengan warna yang cenderung merah misalnya pink, maroon atau merah cabe. Hindari warna yang ngejreng banget seperti orange, fuschia karena bikin kulit keliatan pucat.

Kulit kuning langsat nih yang paling fleksibel menurutku, mereka lebih cocok dengan lipstik warna merah maroon, merah keunguan, merah kecoklatan dan orange bata. Yang perlu dihindari warna nude, orange, kuning dan bright pink yang akan bikin kulitmu terlihat kusam.

Kulit gelap bisa pake lipstik? bisa donk meski warnanya agak spesial ya. Pilih warna maroon atau fuschia supaya serasi dengan warna kulit. Dan hindari warna gonjreng karena akan terlihat aneh dipandang. Misalnya orange, bright pink, merah cerah.

Terakhir sawo matang  warna yang cocok kata pakar lipstik yaitu coklat kemerahan, beige dan coklat tua. karena warna-warna seperti ini bikin kulit terlihat lebih cerah.


Kalau saya sendiri sih sampai sekarang masih kekeuh suka warna pink kemerahan karena kelihatan lebih cerah. Ada juga sih warna pink keunguan yang kalau dipake tuh jadi bikin keliatan tambah seger. Selain itu ada juga lipgloss dengan warna soft red yang kalau dipake jadi bikin bibir ada warnanya dikit. Karena lipgloss kan ngga sama dengan lipstik ya. Lipgloss lebih kepada merawat kelembaban bibir jadi bisa dipakai sesering mungkin. 

Dengan begitu banyaknya warna lipstik yang ditawarkan membuat banyak orang jadi bisa memiliki lipstik lebih dari satu. Selain untuk mewarnai bibir ternyata lipstik juga bisa menjadi pengalih terhadap masalah yang sedang dihadapi. Lipstik mampu menutupi luka fisik maupun luka batin, percaya atau tidak banyak orang menutupi jati dirinya dengan lipstik.

0 Komentar untuk "Lipstik Bukan Sekedar Pewarna Bibir"
Back To Top