Bagaimana Cara Melatih Bayi Ketika Dia Siap Untuk Berjalan?

Berjalan adalah salah satu fase yang akan dilalui oleh bayi ketika dia berusia 12 bulan. Memang sebagian ada yang kurang dari itu. Usia 9 bulan sudah bisa berjalan. Namun normalnya bayi akan mulai bisa menopang tubuhnya dengan lebih kokoh di usia 12 bulan ke atas. Sebagian ibu mungkin merasa khawatir jika bayi sudah setahun tapi belum bisa berdiri. Belum lagi ungkapan dari tetangga, teman atau saudara menyebabkan ibu merasa tertekan.

Rasa tertekan ini sebaiknya dibuang jauh-jauh. Istilahnya sih cuex beibeh aja ya, bu. Asal bayi terlihat sehat, aktif dan cerdas ibu sebaiknya jangan khawatir. Ingat satu kalimat ini baik-baik. "Setiap bayi memiliki masanya masing-masing" Kecuali ketika lahir dia sudah menunjukkan tanda-tanda keterlambatan mental atau pertumbuhan fisik.

Tanda bayi mengalami keterlambatan bisa dilihat sejak ia berusia 8 minggu dimana ketika ini bayi sudah mulai bisa merespon ketika ibu berkomunikasi dengannya. Untuk selanjutnya tumbuh kembang bayi akan berjalan pesat. Bagaimana caranya melatih bayi ketika ia siap untuk berjalan? simak yuk, Bu.

cara melatih bayi berjalan
pixabay

Bayi mulai berdiri dan berpegangan untuk menopang berat tubuhnya
Istilah jawanya ini "rambatan" yaitu bayi akan mulai berdiri kemudian mencari benda yang besar untuk dia menopang tubuhnya. Benda yang biasa dicari bayi yaitu kursi, meja, dinding dan tubuh ibu. Ketika ia mulai belajar berdiri, ibu bisa meresponnya dengan memberi bantuan untuk tempat ia berpegangan. Awalnya mungkin ia akan sering terjatuh tapi jangan khawatir sebab bayi memiliki semangat yang luar biasa.

Pancing dengan mainan kesukaannya
Coba untuk melihat benda kesukaan bayi. Ibu bisa mengetahuinya dari seringnya ia bermain benda tersebut. Misalnya mobil-mobilan, pesawat atau boneka. Letakkan benda ini agak jauh dari bayi lalu pancing ia untuk mendekati benda tersebut.

Membawa bayi keluar rumah akan mengeksplor kemampuan dirinya
Ibu bisa membawa bayi bermain di halaman rumah. Sembari mengajaknya berjalan ibu bisa mengenalkannya pada beberapa hewan atau tumbuhan yang ada disekitar rumah. Misalnya burung, kupu-kupu, capung dll. Pilih waktu yang sesuai ketika bayi masih dalam keadaan segar misalnya pagi dan sore selepas mandi.

Bimbing bayi untuk berjalan dengan penuh cinta
Tiada yang bisa menandingi rasa cinta seperti cinta ibu kepada bayi. Jangan memaksanya meski dalam bentuk perkataan sekalipun. Pernahkah ibu mendengar ada orang tua yang menyebut anaknya pemalas karena masih ogah-ogahan berjalan? Saya pernah dan ini sungguh sangat disayangkan. Tidak perlu melabeli anak dengan sebutan pemalas hanya karena urusan basic ini. Walaupun sepertinya bayi baik-baik saja ketika dikatakan pemalas namun alam bawah sadarnya merekam perkataan tersebut. Jadi stop berkata buruk baik pada bayi sendiri apalagi bayi orang lain.

Hindari memaksa bayi apalagi ketika ia sudah terlihat lelah. Seperti yang saya katakan di atas bayi memiliki masanya masing-masing. Nikmati saja proses ini karena tidak akan terulang lain kali. Seperti anak panah, ketika ia lepas dari busur maka akan sulit membawanya kembali. Begitu pula anak-anak. Ketika ia siap dan bisa berjalan maka siap-siaplah ibu untuk mengejar-ngejarnya karena bayi akan terus mencabar dirinya sendiri. Happy mommy. Semoga bermanfaat.
0 Komentar untuk "Bagaimana Cara Melatih Bayi Ketika Dia Siap Untuk Berjalan?"
Back To Top