Tips and Trick Membuat Daftar Riwayat Hidup

Melamar pekerjaan adalah suatu keniscayaan jika ingin memasuki sebuah perusahaan. Sering kali melamar pekerjaan berakhir tidak sesuai dengan harapan. Namun suka atau tidak membuat surat lamaran pekerjaan merupakan langkah awal jika ingin diterima bekerja.

Selain itu bersama dengan surat lamaran biasanya ikut di cantumkan Daftar Riwayat Hidup atau Curriculum Vitae dimana tertulis tentang data diri dan pengalaman kerja sebelumnya. Membuat curriculum vitae tidaklah sulit hanya saja tetap memiliki trick tersendiri agar ianya dilirik oleh pihak HRD.

Nah saat ini curriculum vitae tidak selalu bersifat formal dalam penampilannya. Ada banyak orang yang mempercantik atau memperbaharui daftar riwayat hidup tersebut sekreatif mungkin. Dan memang tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini manusia lebih menyukai sesuatu yang sifatnya tidak biasa termasuk juga dalam penulisan curriculum vitae


Berikut ini beberapa hal yang hendaknya diperhatikan dalam membuat curriculum vitae atau daftar riwayat hidup untuk perusahaan/instansi/lembaga di Indonesia

a. Urutan penulisan daftar riwayat hidup
- Indentitas (data pribadi).

- Pendidikan formal dan pelatihan khusus yang pernah diikuti.

- Kemampuan. Urutkan kemampuan anda secara singkat dan relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar.

- Pengalaman kerja. Deskripsikan secara singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya, lengkap dengan jabatan, jenis pekerjaan dan prestasi (bila ada). Tulis juga periode atau berapa lama anda bekerja di perusahaan sebelumnya.

- Pengalaman organisasi. Cantumkan jika anda memiliki pengalaman organisasi yang bersangkutan dengan pekerjaan yang sedang anda lamar. Namun jika tidak relevan sebaiknya lewatkan bagian ini.

- Referensi kerja. Anda bisa mencantumkan nama orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi lamaran kerja untuk menanyakan hal-hal seputar diri anda. tuliskan nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya.

- Pengalaman lain yang menunjang daftar riwayat hidup anda. hal ini biasanya berkaitan dengan prestasi yang pernah anda raih di perusahaan sebelumnya.

b. Kertas, huruf, foto dan dokumen pendukung
- Gunakan kertas putih polos
- Diketik dengan huruf standar surat resmi
- Cantumkan foto terbaru sesuai yang dibutuhkan.
- Dokumen pendukung. Lampirkan dokumen atau bukti tentang hal yang anda tulis dalam daftar riwayat hidup. Misalnya ijazah, trasnkrip nilai, surat referensi, dan sebagainya.

Beberapa saran penting yang bisa membantu anda yaitu, jangan bohong dalam menuliskan daftar riwayat hidup anda. jika anda belum berpengalaman sebaiknya anda jujur.

Tata bahasa, tanda baca dan ejaan juga harus diperhatikan, jangan sampai salah menuliskannya. Jika daftar riwayat hidup yang anda buat dalam bahasa Inggris sebaiknya cek kembali atau mintalah bantuan teman yang benar-benar mengerti tentang penulisan daftar riwayat hidup dalam bahasa Inggris.

Daftar riwayat hidup sebaiknya ditulis sederhana dan jelas. jika penulisan anda kacau balau ini akan menggambarkan bahwa anda orang yang memiliki kemampuan dalam bidang penulisan yang baik. Urutan penulisan juga penting sehingga pihak penyeleksi akan mudah memahami daftar riwayat hidup yang anda buat. Selamat mencoba.
Tag : artikel
6 Komentar untuk "Tips and Trick Membuat Daftar Riwayat Hidup"

selama saya apply lamaran kerja jarang melampirkan ijazah ,transkrip dll kalau via email mbak :)
nanti sewaktu interview baru dibawa

wah..ayo2 yng mw masukin lamar kerja atw cr pekerjaan baru, cb dah bwt ssuai triknya wina, hehehe.. mana tau manjur :D

Wah, kayaknya lengkap banget! Makasih Bu, ini akan sangat berguna....

People generally have this notion that loosing weight through just diet pill will be easy, but that's not so. Diet pill works well if a person consumes low-fat diet and has a habit of working out regularly. Simply popping diet pill and waiting for miracle to happen within weeks or months will only give you pain. Loosing weight is slow process that requires time and commitment, but then you really feel proud about yourself when you see yourself in the mirror and say, "Is this me."

Terima kasih Infonya, sangat lengkap

Back To Top