Melatih Kerjasama dan Kreatifitas Anak Dengan Memasak Muffin

Muffin berasal dari negara Inggris dan kini telah menyebar hampir di seluruh dunia dengan variasi dan rasa yang berbeda. Jika pada awal mulanya muffin di jual oleh pedagang keliling kini muffin memiliki tempat tersendiri yaitu di etalasi toko kue dan harganyapun jadi lebih mahal. Kue manis ini sedakpdinikmati bersama teh dan kopi kala minum petang.

Membuat muffin bersama anak tidak sulit sebab selain bisa coba-coba resep, anak juga akan belajar bagaimana cara membuat kue muffin yang paling mudah dan belajar bekerja sama bersama tim yaitu ibunya sendiri. Hal yang perlu diingat bagi sang ibu adalah kegiatan membuat muffin ini bukanlah hasil yang sempurna tapi mendidik anak agar lebih kreatif. Jadi jika hasilnya kurang memuaskan, tidak perlu kecewa, lain kali ibu bisa membuatnya lagi tentu bersama si anak, agar ia menikmati proses dari belajar .


Inilah cara mebuat Muffin dengan resep sederhana dan mudah:

1. Siapkan loyang berbentuk mangkuk, letakkan kertas kue dengan ukuran yang sama kedalamnya.
2. Kukusan berukuran sedang
3. Mixer (ibunya aja yang gunakan ya, anak boleh merhatiin aja) :)
4. Siapkan bahan-bahannya bersama anak yaitu:

Bahan A
  • 4 Butir telur
  • 100 gram gula pasir
  • 1 sendok teh emulsifier 
  • Sedikit garam halus

Bahan B
  • 50 gram coklat bubuk
  • 100 gram tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh vanili susu
  • 1/2 sendok teh baking powder


Bahan C

  • 60 gram margarin
  • 50 gram dark cooking choclate
  • 1 sendok teh black forers cair
Lelehkan dahulu kegita bahan C ini.

Cara membuatnya mudah sekali:
Pertama pecahkan dulu 4 butir telur dan campur dengan gula halus, kocok dengan mixer sampai mengembang. Setelah itu masukkan emulsifier dan garam halus. Kocok lagi selama lebih kurang 5 menit.

Kedua: Matikan mixer lalu masukkan tepung terigu, coklat bubuk, vanili susu dan baking powder. Minta anak untuk memasukkan semua bahan di atas dan ibu bisa mengaduk bahan dengan menggunakan spatula.
Setelah semua tercampur rata, terakhir masukkan bahan C yang sudah di lelehkan. Aduk lagi hingga semua bahan tercampur rata.

Terakhir yang seru banget nih, ibu dan anak bisa sama-sama memasukkan adonan ke dalam loyang yang sudah dialasi kertas kue tadi. Beri bermacam-macam topping yang disukai anak, seperti keju parut, coklat chips atau kacang almond. Seru kan...

Panaskan kukusan, lalu masukkan loyang satu persatu, kalau yang ini biar ibu yang mengerjakannya. Anak bisa bantu bersih-bersih sisa adonan dan semua barang yang kotor. Biarkan anak melakukannya sendiri, ini akan menimbulkan rasa percaya diri anak untuk menyelesaikan masalahnya. Beri pujian jika ia telah siap dengan pekerjaannya.

Sambil menunggu kue muffin masak sempurna, ibu bisa mengenalkan nama dan fungsi semua bahan dan benda yang digunakan tadi. Dengan begitu anak akan merasa ikut terlibat penuh dalam proses memasaknya.

Angkat kue dari kukusan jika sudah matang, tandanya, tusuk kue dengan garpu atau batang lidi, bila tidak ada sisa kue pada lidi, artinya kue sudah bisa dinikmati. Ingat ya bu, kalaupun hasilnya kurang bagus tidak usah kecewa karena yang penting dalam hal ini adalah kerja tim dan melatih anak. Satu resep ini bisa jadi 11 pcs, lumayankan untuk meramaikan acara minum petang. Selamat mencoba.







2 Komentar untuk "Melatih Kerjasama dan Kreatifitas Anak Dengan Memasak Muffin"

hasilnya bisa jadi ebrapa pcs muffin?

Muffinnya menggoda banget, Mak. Ak mau cicipin yang udah jadi aja, ah. Males masaknya hehehe. Asik ya, bisa ngajak si kecil turun dapur.

Back To Top