2010-11-08

Penemu Satelit Garuda-1

Dewasa ini perkembangan telekomunikasi makin berkembang pesat, baik melalui jaringan telepon atau internet. Pada awal tahun 2000 perkembangan dunia telekomunikasi belumlah seperti sekarang. Baru kemudian tahun berikutnya jaringan telekomunikasi makin meluas bahkan sampai ke daerah-daerah terpencil. Sebenarnya apa yang menyebabkan dunia telekomunikasi di Indonesia mengalami kemajuan? Tidak lain adalah karena penemuan seorang putra Indonesia bernama Adi Rahman Adiwoso, seorang penggagas satelit Garuda-1 pertama di Indonesia.


Adi Rahman Adiwoso lahir di Yogyakarta, 26 Juli 1953. Mengenyam pendidikan tinggi di Bachelor of Science dari purdue University, USA (1975) dan Master of Science Bidang Aeronautika dan Astronautika, California Institute of Technology, USA. Ia magang di bagian perakitan satelit Hughes Aircraft, salah satu kontraktor pertahanan internasional terbesar yang basisnya ada di California.

Setelah 8 tahun berkerja Adi pulang ke tanah kelahirannya, Yogyakarta. Berbekal keahliannya dia lantas menghasilkan teknologi sekaligus produk baru yang belum pernah ada di pasaran dunia. Teknologi ini memungkinkan komunikasi handphone mampu dilakukan di mana saja. Meski jaringan kabel belum menjangkau dan telepon seluler konvensional kehilangan sinyal, sistem telekomunikasi temuannya akan tetap “on”.

Satelit Garuda-1 diluncurkan Pada bulan Februari 2000, menempati lintasan imajiner yang terletak 36.000 km di atas permukaan bumi.Ini adalah surprise untuk dunia telekomunikasi, tidak hanya Indonesia, tapi juga dunia terlonjak kaget :) Kenapa dunia tercengang dengan kemampuan Indonesia, karena pada waktu itu bisa dikatakan seluruh satelit telekomunikasi dunia diluncurkan pada orbit rendah yaitu 600-1.000 km dan menengahnya 7.000-10.000 km. Satelit-satelit ini juga punya kelemahan.

Pertama, daya jangkaunya yang terbatas. Padahal untuk bisa meliput sebelah belahan dunia membutuhkan sekitar 60 satelit rendah atau 12 satelit berorbit menengah., Kelemahan lainnya adalah pengoperasian sistem telekomunikasi satelit pada telepon bergerak kala itu pesawatnya tidak praktis. Bayangkan perangkat telepon bergerak yang digunakan berkomunikasi via satelit punya ukuran hampir segedhe koper untuk traveling. Pengoperasiannya juga memerlukan stasiun bumi, berupa antena parabola berdiameter satu meter.

Pelepasan satelit Garuda-1 ke atas langit tentu saja menambah gengsi politik dan ekonomi. Di samping sistem FSS (Palapa dan Telkom), Indonesia menjadi salah satu negara pengguna dan pemilik satelit terbesar di kawasan Asia.Inovasi buatan Adi tak hanya memperluas cakupan satelit, tetapi juga memperkecil dimensi pesawat telepon bergerak berbasis satelit. Daya pancar yang dimiliki satelit Garuda-1 bisa mencapai 10 kw. Karenanya sinyal Garuda-1 bisa diterima dengan handphone yang sekaligus merupakan stasiun bumi. Jaringan telepon satelit yang menginduk ke Garuda-1 itu selanjutnya dikemas dengan brandmerk Byru. Kinerja telepon ini sangat bergantung pada Garuda-1, di mana pengendali pengontrol satelitnya ada di Pulau Batam. Di situ juga dibangun pusat kendali jaringan (Network Control Center-NCC), yakni pengatur arus percakapan dengan panel pengaturnya.

Dalam temuannya ini Adi memang tidak sendirian, ia menjalin kerja sama dengan beberapa pihak. Misalnya ia membikin satelitnya ditempat ia pernah bekerja, Hughes Aircraft. Sementara handphone R190-nya dipesan ke pabrik handphone terkenal Ericsson, Swedia. Akan tetapi blue printnya tetap buatan Adi dan timnya di PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), yang didirikan Adi dan Iskandar Alisjahbana yang tidak lain adalah guru besar dan mantan rektor ITB pada tahun 1991.

Bersamaan perangkat telekomunikasi PSN ini, Byru, Pasti (Pasang Telepon Sendiri) dan jasa internet BINA (Balai Informasi Nusantara), penduduk daerah yang belum terjangkau jaringan telepon kabel dan nirkabel tetap bisa bertelepon ria dan berselancar di dunia maya. Pada akhir 2003, PSN berani membuat klaim telah membebaskan 2.975 desa di 40 kabupaten di Indonesia dari isolasi telekomunikasi dengan perangkatnya yang berbasis satelit.

Penemuan Adiwoso ini telah membuat beliau di beri gelar Satellite Executive of the Year oleh The Asia-Pasific Satellite Communications Council (APSCC). Karena merintis pengembangan satelit untuk menembus daerah pedalaman.

Pengembangan lebih lanjutnya adalah penempatan gadget atau peralatan untuk menentukan posisi Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia. Hal ini bisa saja didukung dengan peralatan GPS (Global Positioning System) yang dibenamkan alias ditanamkan ato dipasang di mobil tersebut. Hal ini berguna misalnya untuk menentukan keberadaan mobil yang dipakai, atau bisa juga untuk menemukan mobil yang hilang dicuri orang.

53 comments:

  1. deg2n... smg tuh mobil gak dipasangin GPS :p

    *selamat pagi mba,...wah pengantin baru semakin rajin nulis :)

    ReplyDelete
  2. fokus pada orang indonesia yang berprestasi, kadang masih belum sepenuhnya dihargai oleh pemerintah, apalagi waktu jaman orba, ..sekarang ?..ga tau juga...berubah kali ya ^_-^

    ReplyDelete
  3. Salam kenal dan hangat, makasih ya udah mau berkunjung ke blognya Mb...moga kita bisa menjadi sahabat selalu

    ReplyDelete
  4. keren..itulah makna seorang teknokrat, lebih baik mengembangkan suatu pengetahuan untuk bangsanya sendiri, dibandingkan harus bekerja di luar negeri..keren..

    ReplyDelete
  5. emang bener banyak orang Indonesia yang berotak brilyan seperti Pak Adi dengan gelar Satellite Executivenya makin memantapkan pertelekomukasian Indonesia.
    Ikut kontes ya neng... moga menang ya

    ReplyDelete
  6. jujur aku baru th neh penemunya trnyt Adi Rahman Adiwoso...

    thx infonya..

    ReplyDelete
  7. semoga makin banyak anak bangsa yang membuat inovasi2 baru...

    ReplyDelete
  8. dwoh aku juga butuh support utk SEO toyota...wkakwa...Masak apa mbak hari ini..ntar mau makn siang dirumah ah...wkakwkwka....

    ReplyDelete
  9. Hebat yah...

    Link nya udah dipasang, Jeng..
    Tararengkiu..

    ReplyDelete
  10. Sekarang sedang senang posting tentang asal-usul ya mbak..?

    ReplyDelete
  11. Ceritanya mendukung misua bertarung ya mbak..? Selamat bertarung... semoga menang. JAngan lupa, kalau bisa hadiahnhya dipakai jalan2 ke Madiun ya..?

    ReplyDelete
  12. Rajin nulisnya nte,, cie cieee...


    Oh ya templte bagus tapi ada yg janggal.. masak logo bertuahny diletak paling bwah, diletak di atas nte, pasti lebi bagus..

    ReplyDelete
  13. salute dan turut bangga dengan beliau, membuat satelit sendiri itu salah satu impianku hehehe..btw sukses selalu buat beliau :)

    ReplyDelete
  14. Baru ngeh juga saya tarok GPS diam2 di mobil biar ketahuan kalau misalnya hilang. Ah tapi mudah2an sih gak sampai hilang ya.

    ReplyDelete
  15. salam sobat
    ikut bangga sebagai orang kelahiran Yogyakarta,
    Penemu Satelit Garuda, Adi Rahman Adiwoso.
    selamat atas gelar Satelite Executive of the Year.

    ReplyDelete
  16. orang Indonesia memang hebat-hebat, terutama kalo sendirian atau lagi ada di luar negri. tapi kalo di dalam negri dan bikin tim, suka ribut.

    ReplyDelete
  17. berkunjung stlh lama fakum...salam kangen nulis lgi

    ReplyDelete
  18. ga banyak anak negri yg sukses di luarnegri terus pulng kampung...kya mas adi nih...salut deh..

    ReplyDelete
  19. Salut... masih banyak anak bangsa yang berkwalitas :)

    ReplyDelete
  20. sebenarnya SDM generasi kita tak kalah hebat jika dibanding negara luar. Sebut saja kita punya, Bapak BJ.Habibie. Beliau memang clever,jenius.Ini terbukti dengan kontribusi di bidang teknologi yg beliau hasilkan. Tapi,...aku jg bingung dg negeri kita, kenapa ya kita gak bisa sesukses negara-negara maju di dunia lainnya?entahlah...

    Oya, aku dah bls komenmu, liat aja di http://wits-inilahhidup.blogspot.com/2010/11/kehidupan.html?showComment

    makasih:)

    ReplyDelete
  21. salut buat Adi Rahman Adiwoso, moga aja nanti-nantinya ada yg ngikutin jejaknya dia.

    ReplyDelete
  22. wow keren ya mas Adi.
    *jadi ingat iklan: "Di, Ayo main bola lagi!"

    ReplyDelete
  23. indonsia tu orangx pinter2 ya sob... bangga jd orng indonesia... nanti kedepan biar saya yg bikin inovasi baru :D

    ReplyDelete
  24. indonesia banyak menyimpan mutiara terpendam yang lebih keliatan sinarnya dari negeri orang,, salut memang sama om Adi ini, dia pulang untuk pengaplikasian ilmunya,
    semoga toyotanya kebawa pulang ya mba,, kita juga diajak muter2 :)

    ReplyDelete
  25. Senang sekali mendengar ada pemuda Indonesia yang memiliki prestasi yg patut diacungi jemplo..
    Semoga akan semakin bnyk orang2 spt Adi rahman ini..
    Thanks ats postingnya!

    ReplyDelete
  26. Rajin maen tembak2an neh sama si Oom...(ninja)

    ReplyDelete
  27. wah ternyata penemunya orang Jogja ya, makin bangga deh aku jadi orang Jogja.

    btw satelit bisa nyundul mobil juga.. :D

    ReplyDelete
  28. wah infonya menrik nih ^^

    ohya, terimakasih atas kunjungan dan komentarnya. Ngomong-ngomong, cerita itu sudah saya lanjutkan lho. kalau berkenan, silahkan mampir lagi ^^

    ReplyDelete
  29. contoh nyata hebatnya anak bangsa.... trims... salam kenal...

    ReplyDelete
  30. patut berbangga, ternyata para ahli nasional bisa bersaing di tingkat internasional, mengharumkan nama bangsa...

    ReplyDelete
  31. prestasi ini menunjukkan, bahwa ahli nasional ternyata bisa bersaing dengan dunia internasional, bisa mengharumkan nama bangsa.

    ReplyDelete
  32. salut dengan prestasi besar itu...

    ReplyDelete
  33. wah ternyata orang indonesia juga ada yang hebat ya..
    aku kapan ya bisa kek gitu :-P

    ReplyDelete
  34. kalau orang pintar diEndonesia diberi jangkauan yg lebih luas Endonesia bisa melesat melebihi jepangs epertinya

    ReplyDelete
  35. wew bintang air jadi blog berita....

    tulis sendiri apa kopas nih?

    ReplyDelete
  36. Ikut bangga he.he..
    Dulu waktu sekolah pernah dapat pelajaran ini, tapi sekarang sudah lupa he.he
    Terimakasih

    ReplyDelete
  37. cool... semoga banyak lagi anak bangsa yang mampu meningkatkan kualitas negeri ini..saya turut bangga...

    ReplyDelete
  38. salut..putera indonesia bs mengembangkan satelit utk menembus daerah pedalaman...keren..:)

    ReplyDelete
  39. wo keren..ternyata orang indonesia juga hebat-hebat yahh g nyangka neh..kapan giliran kita? :D

    ReplyDelete
  40. Wah ternyata ada orang hebat kaya mas adi itu ya Sob.... aku malah baru denger ini hhe... untung aja ada satelit itu klo gak kayanya telekomunikasi kita kacau tuh hhe...

    ReplyDelete
  41. Salut buat anak bangsa seperti Adi Rahman Adiwoso. Terbukti anak-anak negeri ini tak kalah dalam percaturan global. Mari, jadikan anak-anak kita ke dpan secanggih dia, dan memiliki iman yang kuat serta daya juang yang tinggi untuk bangsa dan negeranya. Merdeka !!

    hehe ... nyemangatin pengantin baru biar cepet punya penerus.

    ReplyDelete
  42. wah hebat neh Bapak penemu Satelit,,,bisa membebaskan 40 kabupaten di Indonesia dari isolasi telekomunikasi.

    ReplyDelete
  43. Adi Rahman Adiwoso, seorang yang inspiratif. Perlu dijadikan contoh.

    ReplyDelete
  44. wah selama ini taunya cuma bisa make doang dak tau gimana asal muasalx

    ReplyDelete
  45. Bangga jd Anak Indonesia,,,,ternyata pintar2 ya,apa lagi Bapak yg satu ini wiihh,,hebat banget,,ya????

    ReplyDelete
  46. ternyata bukan hanya satelit palapa ya....satelit garuda juga ada, salut,,,buat penemunya.

    ReplyDelete
  47. Salut kepada Bapak Adi Rahman Adiwoso. Orang2 Indonesia pun bisa berprestasi dan bersaing dnegan orang2 dari negara lain di dunia ini. HIDUP INDONESIA!!

    ReplyDelete

yukkk komen disini